Proses Pembuatan Batik

1. Pemotongan bahan baku (mori) sesuai dengan kebutuhan.

2. Mengetel : menghilangkan kanji dari mori dengan cara membasahi mori tersebut dengan larutan : minyak kacang, soda abu, tipol dan air secukupnya. Lalu mori diuleni setelah rata dijemur sampai kering lalu diuleni lagi dan dijemur kembali. Proses ini diulang-ulang sampai tiga minggu lamanya lalu di cuci sampai bersih. Proses ini agar zat warna bisa meresap ke dalam serat kain dengan sempurna.

3. Nglengreng : Menggambar langsung pada kain.

4. Isen-isen : memberi variasi pada ornamen (motif) yang telah di lengreng.

5. Nembok : menutup (ngeblok) bagian dasar kain yang tidak perlu diwarnai.

6. Ngobat : Mewarnai batik yang sudah ditembok dengan cara dicelupkan pada larutan zat warna.

7. Nglorod : Menghilangkan lilin dengan cara direbus dalam air mendidih (finishing).

8. Pencucian : setelah lilin lepas dari kain, lalu dicuci sampai bersih dan kemudian dijemur.

Kata Kunci Artikel:

CARA Membuat batik, cara pembuatan batik, proses membuat batik, pembuatan batik, teknik pembuatan batik, teknik membuat batik, proses batik, proses membatik, langkah-langkah membuat batik, cara-cara membuat batik, Proses produksi batik, membuat batik, alat pembuatan batik, cara buat batik, cara mewarnai batik, langkah membuat batik, langkah langkah membuat batik, cara cara membuat batik, bahan dan alat membuat batik, batik dan cara pembuatannya, peralatan membuat batik, bahan pembuatan batik, cara membuat kain batik, senarai bahan membuat batik, tahap pembuatan batik, cara-cara pembuatan batik, langkah-langkah pembuatan batik, langkah langkah pembuatan batik, bagaimana cara membuat batik, cara mewarna batik

Macam Macam batik Indonesia

 

Batik Modern

Desain baju batik saat ini terus mengalami perkembangan dibanding zaman dahulu di era 90-an yang coraknya menurut orang-orang zaman sekarang dianggap sudah terlalu kuno. Kain batik yang dulunya dianggap hanya untuk orang-orang dewasa, saat ini terus mengalami kemajuan. Apalagi selama beberapa tahun terakhir banyak sekali perusahaan-perusahaan yang mewajibkan karyawannya untuk memakai baju batik meskipun hanya sehari dalam seminggu. Begitu juga kantor-kantor pemerintahan yang saat ini telah mewajibkan kepada para pegawainya untuk mengenakan baju batik pada hari Jumat.

Model baju batik yang banyak beredar saat ini juga akhirnya membawa anak-anak muda yang dulunya malu kalau memakai baju batik karena takut kelihatan tua, akhir-akhir ini mereka sudah tidak malu-malu menggunakan baju batik. Bahkan saat ini dikalangan anak muda, kalau dianggap memakai baju batik mempunyai prestise tersendiri.

Dibawah ini Anda dapat melihat sendiri berbagai desain baju batik terbaru yang diantaranya adalah : baju batik pekalongan, bolero batik, design baju batik, desain batik modern, baju batik sarimbit, batik wallpaper desktop, baju batik solo modern, model baju kerja batik, gamis batik modern, batik sarimbit modern, kemeja batik pria, baju batik bandung, model gaun batik, model batik muslim, dan desain sandal batik terbaru.

baju batik jogja untuk wanita terbaru 197x300 Design Baju Batik Terbaru 2012

Macam Macam batik Indonesia

Corak dan motif batik Indonesia sendiri sangat banyak, ada yang merupakan motif asli dari nenek moyang bangsa kita dan ada juga yang merupakan akulturasi dengan bangsa lain.

Di bawah ini merupakan macam-macam batik yang terdapat di Indonesia:

1. Batik Kraton
batik-kraton
Batik Kraton awal mula dari semua jenis batik yang berkembang di Indonesia. Motifnya mengandung makna filosofi hidup.
Batik-batik ini dibuat oleh para putri kraton dan juga pembatik-pembatik ahli yang hidup di lingkungan kraton.

Pada dasarnya motifnya terlarang untuk digunakan oleh orang biasa seperti motif Parang Barong, Parang Rusak termasuk Udan Liris, dan beberapa motif lainnya.

2. Batik Sudagaran
batik-sudagaran
Motif larangan dari kalangan keraton merangsang seniman dari kaum saudagar untuk menciptakan motif baru yang sesuai selera masyarakat saudagar.

Mereka juga mengubah motif larangan sehingga motif tersebut dapat dipakai masyarakat umum. Desain batik Sudagaran umumnya terkesan berani dalam pemilihan bentuk, stilisasi atas benda-benda alam atau satwa, maupun kombinasi warna yang didominasi warna soga dan biru tua.

Batik Sudagaran menyajikan kualitas dalam proses pengerjaan serta kerumitan dalam menyajikan ragam hias yang baru. Pencipta batik Sudagaran mengubah batik keraton dengan isen-isen yang rumit dan mengisinya dengan cecek (bintik) sehingga tercipta batik yang amat indah.

3. Batik Petani
batik-petani
Batik yang dibuat sebagai selingan kegiatan ibu rumah tangga di rumah di kala tidak pergi ke sawah atau saat waktu senggang. Biasanya batik ini kasar dan kagok serta tidak halus.

Motifnya turun temurun sesuai daerah masing-masing dan batik ini dikerjakan secara tidak profesional karena hanya sebagai sambilan. Untuk pewarnaan pun diikutkan ke saudagar.

4. Batik Belanda
batik-belanda
Warga keturunan Belanda banyak yang tertarik dengan batik Indonesia. Mereka membuat motif sendiri yang disukai bangsa Eropa.

Motifnya berupa bunga-bunga Eropa, seperti tulip dan motif tokoh-tokoh cerita dongeng terkenal di sana.

5. Batik Jawa Hokokai
batik-jawa-hokokai
Pada masa penjajahan Jepang di pesisir Utara Jawa lahir ragam batik tulis yang disebut batik Hokokai. Motif dominan adalah bunga seperti bunga sakura dan krisan.

Hampir semua batik Jawa Hokokai memakai latar belakang (isen-isen) yang sangat detail seperti motif parang dan kawung di bagian tengah dan tepiannya masih diisi lagi, misalnya motif bunga padi.

 

 

Advertisements